Pundak yang Dingin

English

Cold Shoulder

You say it's all in my head
And the things I think just don't make sense
So where you been then? Don't go all coy
Don't turn it round on me like it's my fault
See I can see that look in your eyes
The one that shoots me each and every time

You grace me with your cold shoulder
Whenever you look at me I wish I was her
You shower me with words made of knives
Whenever you look at me I wish I was her

These days when I see you
You make it look like see-through
Do tell me why you waste our time
When your heart ain't admitting you're not satisfied
You know I know just how you feel
I'm starting to find myself feeling that way too

When you grace me with your cold shoulder
Whenever you look at me I wish I was her
You shower me with words made of knives
Whenever you look at me I wish I was her

Time and time again, I play the role of fool
(Just for you)
Even in the daylight when you think I don't see you
Try to look for things I hear but our eyes never find
'Though I do know how you play

You grace me with your cold shoulder
Whenever you look at me I wish I was her
You shower me with words made of knives
Whenever you look at me I wish I was her

You grace me with your cold shoulder
Whenever you look at me I wish I was her
You shower me with words made of knives
Whenever you look at me I wish I was her

Submitted by Miley_Lovato on Fri, 18/11/2011 - 11:56
See video
Try to align
Indonesian

Pundak yang Dingin

Kau bilang itu semua ada dalam kepalaku
Dan hal-hal yang kukira tak masuk akal
Jadi dimana kau berada? Jangan pura-pura malu
Jangan timpakan semua kesalahan padaku
Lihat kudapat melihat tatapan dalam matamu
Yang tiap kali dan setiap harinya menyalahkanku

Kau sambut diriku dengan pundakmu yang dingin
Tiap kali kau melihatku kuberharap aku adalah dia
Kau hujani aku dengan kata-kata tajammu
Tiap kali kau melihatku kuberharap aku adalah dia

Ketika kumelihatku dewasa ini
Kau perlihatkannya semua
Tolong katakan kepadaku mengapa kau buang waktu kita
Ketika hatimu tidak mengakui kau tidak puas
Kau tahu kutahu bagaimana perasaanmu
Ku mulai merasa diriku menjadi seperti itu juga

Kau sambut diriku dengan pundakmu yang dingin
Tiap kali kau melihatku kuberharap aku adalah dia
Kau hujani aku dengan kata-kata tajammu
Tiap kali kau melihatku kuberharap aku adalah dia

Waktu terus berjalan, kumainkan peran bodohku
(Hanya untukmu)
Bahkan di siang hari ketika kau kira aku tidak melihatmu
Mencoba mencari sesuatu yang kudengar tapi mata kita tak pernah menemukannya
Walau kutahu bagaimana kau bermain

Kau sambut diriku dengan pundakmu yang dingin
Tiap kali kau melihatku kuberharap aku adalah dia
Kau hujani aku dengan kata-kata tajammu
Tiap kali kau melihatku kuberharap aku adalah dia

Kau sambut diriku dengan pundakmu yang dingin
Tiap kali kau melihatku kuberharap aku adalah dia
Kau hujani aku dengan kata-kata tajammu
Tiap kali kau melihatku kuberharap aku adalah dia

Submitted by 4marill0 on Thu, 16/04/2015 - 06:10
Comments